This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 29 November 2012

NOAH BAND OF THE YEAR - YAHOO OMG AWARDS 2012

LIVE: Laporan Langsung

Malam Final

Yahoo! OMG Awards 2012


NOAH BAND OF THE YEAR


MINGGU, 25 NOVEMBER 2012 | 13:23 WIB







Konser Spektakuler NOAH di Jakarta

Tidak lazim terjadi, konser band NOAH di Crown Glodok Plaza, Kota, pada tanggal 28 November mendatang akan dibuka oleh penampilan duo penyanyi dangdut cantik Sinden Ori. Mereka adalah Alind dan DJ Jelly O yang akan tampil sebelum penampilan Ariel dan kawan-kawan.
"Ya karena memang kita bisa tampil beda ketimbang penyanyi lainnya. Selain itu juga karena memang ada kerja sama antar label sehingga kita bisa jadi opening act NOAH di Crown Plaza nanti. Kita sih senang ya dan mau nunjukin yang terbaik saja. Kami beruntung karena nggak semua bisa tampil jadi opening act NOAH," ujar Alind saat ditemui wartawan di di Senayan City, Jakarta Selatan, Rabu (14/8).
Sinden Ori adalah duo yang membawakan musik dangdut dengan iringan musik DJ. Diakui keduanya jika hal ini memang belum pernah ada pemusik seperti mereka. Dalam penampilannya, mereka pun tak perlu melakukan aksi goyangan layaknya penyanyi dangdut kebanyakan.
“Kami janji akan tampil sebaik-baiknya di hadapan para penonton yang sebagian besar merupakan para penggemar NOAH. Kita memang tak perlu menambahkan goyangan yang heboh untuk memanaskan pembukaan konser NOAH itu. Nggak usah heboh, kami suaranya gini, nggak usah juga (dengan goyang) yang erotis," katanya.
Mereka pun mengaku biasa ketika disinggung akan tampil bersama dalam satu tempat bersama NOAH. Namun menurut Sinden Ori, NOAH merupakan band yang memang fenomenal dan memiliki penggemar fanatik yang banyak.
Dalam penampilannya nanti, Sinden Ori akan menampilkan single terbaru mereka yang berjudul Sego Gaplek. Dengan aransemen yang berbeda, Alind dan Jelly mengaku kalau cara bermusik mereka bisa diterima oleh pencinta musik di Indonesia.

Luar biasa. Kata itulah yang menjadi andalan Ariel selama konser berlangsung. Dan memang konser NOAH tak jauh dari kata tersebut. Dengan kemasan tata panggung dan tata lampu ciamik, NOAH telah memberikan suguhan layaknya konser-konser band luar negeri.
Sekitar pukul 21.30 WIB, gemuruh ribuan penonton di MEIS Ancol, Jakarta Utara (2/11) tak tertahankan. Rangkaian konser Ariel Dkk di Jakarta maupun di beberapa kota besar di Indonesia tak membuat fans mereka bosan melihat performa livenya.
Lagu Topeng menjadi pembuka. Ariel memakai jaket kulit dan kaos putih yang dipadu dengan syal. Ada Apa Denganmu menjadi lagu selanjutnya, disini Ariel melepas jaketnya. Teriakan penonton pun kembali tercipta.
"Luar biasa. Semoga ini jadi malam puncak yang meriah dari semuanya. Akan banyak gimmick juga lagu baru nanti. Lanjut?" sapa Ariel yang kemudian menggelontorkan tembang Walau Habis Terang.
Sekitar 25 lagu mereka gelontorkan. Sepanjang lagu-lagu hit lawas maupun dari album baru seperti Hidup Untukmu Mati Tanpamu, Terbangun Sendiri, Di Atas Normal, Aku dan Bintang, Menunggumu, Sendiri Lagi, Tak Ada Yang Abadi, Dara, Raja Negeriku, Jika Engkau, 2 DSD, Puisi Adinda, Sahabat, Melawan Dunia, Tak Bisakah, Khayalan Tingkat Tinggi, Separuh Aku penonton terus bernyanyi.
Sebuah gimmick juga dipertontonkan oleh NOAH. Mereka mencampur lagu Menghapus Jejakmu dengan Viva La Vida. Disini vokal Ariel di lagu Menghapus Jejakmu berpadu dengan Aqi Alexa yang melantunkan hits milik band Coldplay tersebut.
Lagu Sahabat pun menjadi pilihan Ariel Dkk untuk berkolaborasi dengan Karinding Attack. Unsur orkestra dan alunan alat tradisional sangat menawan terasa.
NOAH pun membawakan lagu-lagu dari penyanyi luar yang telah menginspirasi seperti Iris (Goo Goo Dolls), Someone like You (Adele), dan Smell Like Teen Spirit (Nirvana).
Dan Cobalah Mengerti menjadi sajian pamungkas konser NOAH bertajuk The Greatest Session of The History yang berakhir pada dini hari tersebut. Sekali lagi Ariel mengucapkan terima kasih kepada penonton yang hadir. NOAH memang telah berhasil menyuguhkan sebuah konser yang layak disandingkan dengan konser-konser penyanyi/band luar negeri yang menyambangi tanah air
Nggak heran kalau Noah berhasil menyihir para pecinta musik tanah air hingga mancanegara. Dengan perolehan suara sebesar 33.910 suara atau sekitar 70 persen, band yang membuktikan gebrakanya di tahun 2012 ini berhasil terpilih sebagai band of the year lewat acara Yahoo! OMG Awards 2012 (24/11).
“Harusnya kami menerima award ini sama David juga, tapi dia nggak bisa datang. Terima kasih buat teman-teman musisi juga yang udah mendukung kami, dan pastinya buat sahabat Noah,” ujar Ariel di Balai Kartini, Jakarta.

Ariel Cs pun sukses menutup rangkaian acara malam itu dengan membawakan dua lagu sekaligus yaitu ‘Separuh Aku’ dan ‘Hidup Untukmu, Mati Tanpamu’. Band yang satu ini emang bener-bener nggak ada matinya.

NOAH Sabet Trofi Yahoo! OMG Awards 2012






Jakarta - Band Noah yang beranggotakan Ariel, Uki, Lukman, Reza, dan David berhasil menyabet trofi di ajang penghargaan Yahoo! OMG Awards 2012. Mereka masuk sebagai pemenang untuk kategori Band of The Year.

"Terima kasih semuanya. Kita enggak tahu harus ngomong apa. Terima kasih buat temen-temen musikus dan Sahabat Noah yang sudah dukung," kata Ariel di atas podium, yang langsung disambut tepuk tangan penonton, Sabtu, 24 November 2012.
Dalam nominasi yang dibacakan, ada empat kandidat lain saingan Noah. Mereka adalah Ungu, Slank, Vierra, dan RAN. Pemenang diambil berdasarkan voting dari masyarakat yang dibuka 22 Oktober hingga 21 November.Yahoo! OMG Awards 2012 membagi 19 nominasi lainnya untuk dilagakan. Kategorinya meliputi dunia perfilman, musik, sampai kepopuleran selebritas.
Gelaran yang berlangsung di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu malam, 24 November 2012, ini juga diramaikan artis dan musikus pendukung. Selain Noah, ada Nidji, JKT48, Raisa, dan musikus Tanah Air lainnya.

Daftar Lengkap Pemenang Yahoo! OMG Awards 2012

Jakarta - Ajang penghargaan Yahoo! OMG Awards baru saja digelar di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu malam, 24 November 2012. Nominasi yang diberikan meliputi dunia perfilman, musik, sampai kepopuleran selebritas.
Hajat yang baru pertama kali digelar ini juga diramaikan oleh penampilan beberapa artis dan musikus Tanah Air. Mereka adalah band Noah, Nidji, JKT48, Raisa, dan lainnya.Di usianya yang pertama, Yahoo! OMG membagi 20 nominasi yang dilagakan. Berikut ini daftar para pemenang yang dipilih berdasarkan voting dari masyarakat:

Agnes Monica
Most Wanted Male
Chef Juna

Outstanding International Achievement
Agnes Monica

Favorite Couple
BCL dan Ashraff

Favorite Family
Keluarga Darius Sinathrya

Wedding of The Year
Anang dan Ashanty

Most Stylish
Agnes Monica

Best Group
JKT 48

Newcomer of The Year
Afiqah

Sexiest Dad
Darius Sinathrya 

Sexiest Mom
Farah Quinn

Indonesian Movie of The Year
The Raid

Most Inspiring
Agnes Monica

Best K-Pop Fans
ELF (Super Junior)

Band of The Year
NOAH


Most Exposed Celeb
Syahrini

The Newsmaker of The Year
Nikita Mirzani

Fight of The Year
Nikita Mirzani dan Jenny Cortez

Hottest Scandal
Olga Syahputra

Most Shocking Break-Up
Ariel dan Luna Maya
Most Wanted Male
Chef Juna
Outstanding International Achievement
Agnes Monica

Favorite Couple
BCL dan Ashraff

Favorite Family
Keluarga Darius Sinathrya

Wedding of The Year
Anang dan Ashanty

Most Stylish
Agnes Monica

Best Group
JKT 48

Newcomer of The Year
Afiqah

Sexiest Dad
Darius Sinathrya

Sexiest Mom
Farah Quinn

Indonesian Movie of The Year
The Raid

Most Inspiring
Agnes Monica


foto

Compact_noah

Berhasil menyabet Best Group dalam ajang Yahoo! OMG Award 2012 di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu malam.
Selain itu, Ariel CS bersama NOAH juga menggondol penghargaan bergengsi sebagai Band of The Year.
“Yang pasti kami senang,” kata Melody, salah satu anggota JKT48 usai menerima penghargaan yang diserahkan oleh Ran.
Penghargaan ini merupakan penghargaan pertama untuk grup yang kini sudah memiliki sekitar 57 anggota.
“Bangga karena kami belum genap satu tahun tapi sudah dapat penghargaan,” katanya.
Dengan dianugerahi sebagai Grup Terbaik, Melody berharap bahwa karir JKT48 bisa semakin diakui serta bisa melanglang buasa di ranah internasional seperti sister group-nya, AKB48.
“Semoga semakin baik dan bisa go international,” tambahnya. Untuk menggapai keinginan tersebut, Melody mengaku JKT48 masih akan fokus terlebih dahulu di JK(48 Theater serta penampilan baik on air maupun off air.
“Kita tetap fokus sama pendidikan karena masih ada yang sekolah dan kuliah,” katanya.
Selain itu, Melody juga berharap bahwa JKT48 bisa dibuatkan album serta lagu sendiri oleh sang produser, Yasushi Akimoto.
“Kami juga berdoa dan berusaha semoga Akimoto-san membuatkan lagu untuk kami,” katanya.
Tidak hanya JKT48, band Noah yang digawangi oleh Ariel, Uki, David, Reza, dan Lukman ini juga membawa pulang penghargaan sebagai “Band of The Year”.
“Terima kasih untuk kawan-kawan yang sudah mendukung,” kata Ariel saat menerima penghargaan.
Malam itu Noah, yang membawakan  “Separuh Aku” dan “Aku Hidup Untukmu dan Mati Tanpamu”, tampil  tanpa David sang keybordis.
“Harusnya kami menerima ini sama David juga, tapi dia enggak bisa datang,” kata pria yang memiliki nama lengkap Nazril Ilham.< Adtya Dwi Cahya/EO >..


Selasa, 27 November 2012

PROGRAM DJARUM BAKTI PADA NEGERI-DJARUM FOUNDATIONS 2012 - 2013


Djarum Foundationimg

PROGRAM DJARUM FOUNDATION

BAKTI BUDAYA DJARUM FOUNDATION

Djarum Foundation adalah bentuk konsistensi Bakti Pada Negeri, untuk turut serta menjadi bagian membangun Negeri Indone
sia yang bukan saja kuat secara ekonominya 
tapi juga membanggakan dalam prestasi olahraga, prestasi akademis, menjaga kelestarian lingkungan dan kekayaan budayanya demi terwujudnya kualitas hidup Indonesia di masa depan yang lebih baik dan bermartabat....
Inilah wujud kepedulian Bakti Budaya Djarum Foundation dalam mendukung semangat kreatif masyarakat serta membangun hubungan kerjasama dalam usaha-usaha untuk meningkatkan apresiasi terhadap hasil budaya Indonesia. Diharapkan nantinya ruang-ruang ekspresi dan apresiasi lebih terbuka, dan komunikasi antar kultur budaya dapat terjalin lebih erat lagi sehingga semangat persatuan, kesatuan serta cita-cita kebangsaan semakin mengental.

Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia. Karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya, Cinta Indonesia.
Budaya Kebanggaan Bangsa

Indonesia memiliki budaya yang sangat kaya dengan beragam keunikan serta nilai-nilai estetika yang terkandung di dalamnya. Keanekaragaman tersebut merupakan kekayaan yang harus kita gali secara mendalam dan perlu dipahami dengan bijaksana, agar tidak membuat bangsa ini terpuruk dalam perpecahan. Sebaliknya justru dapat menambah rasa persatuan dan kesatuan yang kuat, karena hal itu merupakan kebanggaan bersama.

Indonesia terkenal dengan keindahan panorama alamnya, situs-situs bersejarah yang sangat inspiratif, artefak yang menakjubkan, dan kuliner yang bermacam rupa, surga karya seni, serta filosofi hidup bermasyarakat yang mengagumkan. Semua itu merupakan sumber yang mampu menggulirkan kebudayaan Indonesia untuk dapat mencapai tingkat peradaban yang tinggi.

Kreatifitas  Inti  Kebudayaan

Kebudayaan itu sendiri terus bergerak dan berubah, jadi semua pihak harus memiliki tanggung jawab serta kepedulian terhadap prosesnya. Kebudayaan merupakan hasil kreasi manusia yang secara otomatis akan diwariskan secara turun temurun kepada generasi selanjutnya. Maka sangat penting bagi kita semua untuk menjaga supaya warisan tersebut menjadi sesuatu yang baik dan berguna untuk meningkatkan daya cipta dan kreatifitas di masa yang akan datang.

Berbagai upaya bersama tentu perlu dilakukan untuk mendukung masyarakat agar semakin kreatif dan terus bersemangat dalam menggali ide, mengeksplorasi gagasan, dan terus melakukan proses inovasi di segala bidang, dengan tetap mempertahankan spirit dan cita-cita kebangsaan. Sehingga generasi yang akan datang tetap mengenal sejarah dan memahami tiap proses transformasi yang dialami budayanya.
Oleh karena itu, kami merasa berkepentingan untuk ikut andil dan berusaha mendukung kreatifitas masyarakat dengan bekerjasama dalam program-program yang mempunyai misi mengangkat potensi kekayaan budaya Indonesia.Sejak tahun 1992, melalui program Djarum Apresiasi Budaya, kami telah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, antara lain Bengkel Teater Rendra, Teater Koma, Putu Wijaya, Teater Mandiri, Butet Kartaredjasa, Teater Gandrik, dan lain-lain. Ada banyak konser musik yang telah disajikan antara lain; Djaduk Ferianto, Indra Lesmana, Ireng Maulana, dan lain-lain. Selain itu, masih ada banyak sekali budayawan, seniman, maupun kelompok kesenian yang telah menjalin kerjasama dalam mengaktualisasikan gagasan kreatifnya.

Apresiasi adalah kemampuan
untuk saling menghargai

Memasuki tahun 2011, kami melakukan berbagai usaha untuk memperkenalkan, mengembangkan dan memelihara warisan luhur budaya bangsa, antara lain menggandeng Perkumpulan Rumah Pesona Kain, menyelenggarakan Pesona Batik Kudus, yaitu suatu kegiatan yang bertujuan untuk mengangkat daya apresiasi terhadap hasil kerajinan asli Indonesia yang sudah nyaris punah dan pembinaan terhadap pembatik Kudus. Usaha ini dilakukan untuk melestarikan Batik Kudus dan membantu meningkatkan industri batik di kota Kudus.

Kami juga mendukung program lain seperti Indonesia Exploride, yaitu perjalanan menjelajahi negeri Indonesia dengan konsep yang unik dan penuh tantangan, yang dilakukan oleh seorang biker, beserta tim yang mendokumentasikan petualangannya melalui video, foto dan jurnal. Penjelajahan bukan hanya semata mengunjungi suatu tempat, namun juga melibatkan proses mengenal lebih dalam tentang sejarah, hasil budaya, serta kekayaan panorama alam daerah tersebut. Bahkan program penjelajahan ini juga didukung oleh puluhan artis yang berasal dari daerah-daerah yang nantinya akan disinggahi. Artis-artis inilah yang menjadi sahabat dari Tim Indonesia Exploride yang berkunjung dan memperkenalkan hasil budaya dari daerah asalnya masing-masing.

Kami juga turut serta dalam memajukan industri musikal drama di Indonesia dengan mendukung beberapa pertunjukan seperti Jakarta Love Riots, Sie Jin Kwie, Indonesia Kita, Ali Topan The Musical, Sangkala 9/10 dan banyak lagi. Semua ini dilakukan sebagai upaya untuk membuat masyarakat Indonesia dapat lebih mengenal dan memberikan apresiasi terhadap pekerja seni dan bangga atas keragaman budaya yang dimiliki oleh negeri tercinta. Usaha untuk memperkenalkan kembali warisan leluhur dengan membuat terobosan-terobosan baru juga terus dilakukan. Salah satunya adalah pertunjukan Jabang Tetuko yang mengemas sebuah pertunjukan wayang dengan live show multimedia, dan orkestra ala Broadway.

Program untuk meningkatkan apresiasi terhadap seni sastra juga dibangun, antara lain bekerjasama dengan Yayasan Lontar menerbitkan Seri buku Modern Library of Indonesia, yaitu berupa terjemahan karya-karya sastra Indonesia ke dalam bahasa Inggris supaya karya tersebut dapat dibaca dan dikenal oleh masyarakat internasional. Dukungan terhadap perkembangan seni rupa juga semakin digiatkan, hal ini dibuktikan dengan berpartisipasi di beberapa event, antara lain ArtJog 2011 dan Bazaar Art Jakarta 2011. Selain mendukung event seni rupa, kami juga bekerjasama dengan Rudi Mantofani dalam mewujudkan pendirian Sculpture Super Smash, sebuah karya fenomenal yang dibangun di depan GOR Bulutangkis Djarum, Jati, Kudus. Diharapkan monumen ini dapat memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk meraih prestasi tertinggi demi bakti pada negeri.

Konsistensi dalam mengembangkan bentuk-bentuk kepedulian terhadap hasil budaya akan terus dilakukan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap kekayaan dan keragaman budaya Indonesia.


Indonesia Kaya merupakan portal informasi budaya Indonesia yang didukung oleh Djarum Apresiasi Budaya. Dimana bertujuan memperkenalkan dan memberikan informasi kepada masyarakat umum terhadap budaya daerah-daerah di Indonesia. Selain isinya ditulis oleh kontributor, Anda sebagai pembaca juga diberikan kesempatan untuk bisa berinteraksi dan membagikan pengetahuan Anda tentang suatu budaya, referensi pariwisata, tradisi, kuliner, ataupun kesenian dalam bentuk artikel, foto dan video.

Djarum Apresiasi Budaya

Mempersembahkan 'The

Legendary Journey'

Sebuah Karya Anak Bangsa Untuk 50

Tahun Hotel Indonesia


Tempat : Grand Ballroom Hotel Indonesia KempinskiTanggal : 19/09/2012
Dalam memperingati 50 tahun perjalanan Hotel Indonesia, Djarum Apresiasi Budaya, dalam konsistensinya untuk melestarikan warisan kebudayaan Indonesia salah satunya bangunan cagar budaya, mempersembahkan sebuah pertunjukan musikal karya Garin Nugroho yang berjudul “The Legendary Journey” hari Rabu, 19 September 2012 di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski, mulai pukul : 19.00 WIB.
“The Legendary Journey” merupakan pertunjukan karya sutradara ternama di Indonesia, Garin Nugroho, yang menggabungkan orkestra, musikal tari, lagu dan visual yang menceritakan perjalanan Hotel Indonesia selama 50 tahun dan memberi memori kebangsaan karena Hotel Indonesia merupakan bagian dari sejarah Indonesia itu sendiri.

Perjalanan ini dikisahkan lewat tokoh door man (yang diperankan Aryo Wahab) dan kekasihnya (diperankan oleh Widi B3), kedua tokoh anak muda ini membawa kisah-kisah seputar Hotel Indonesia yang menjadi pintu gerbang Indonesia ke dunia sekaligus mempertemukan kebangsaan, bisnis, gaya hidup. Kedua anak muda ini juga memberi kesaksian bahwa Hotel Indonesia adalah bagian dari sejarah ke Ibukota Jakarta untuk menjadi ikon dunia.

Lagu dan musik merupakan elemen yang terpenting yang harus dapat mewakili inti dari cerita dan pesan yang ingin disampaikan dalam sebuah pertunjukan seperti yang akan dihadirkan di 50 tahun Hotel Indonesia ini. Garin Nugroho membagi lagu dan musikalitas dari pertunjukannya ke dalam 4 (empat) era, yakni : era 60-an yang menceritakan Jakarta tempo dulu dan pembangunan Hotel Indonesia, era 70-80-an yang menggambarkan Hotel Indonesia sebagai pintu gerbang dunia dan globalisasi Indonesia, era 90-an yang merupakan era kemunduran Hotel Indonesia, dan era 2000-an yang menjelaskan mengenai kebangkitan Hotel Indonesia hingga kini.

Pertunjukan yang melibatkan sekitar 350 crew ini juga didukung oleh beberapa artis senior yang memiliki kenangan tersendiri dengan Hotel Indonesia seperti Bob Tutupoli dan Titiek Puspa yang berkolaborasi dengan artis muda seperti Aryo Wahab, Once, B-Three, dan Eka Deli ini tertutup untuk umum dan hanya akan dihadiri oleh para undangan yang terdiri dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, kedutaan dari berbagai Negara, pemimpin redaksi dari beberapa media massa, public figure senior maupun yang selebriti muda, pengusaha dan kolega lainnya.

Dengan pertunjukan ini, Djarum Apresiasi Budaya telah berhasil mengembalikan ingatan masyarakat terhadap keberadaan Hotel Indonesia sebagai representasi dari kebudayaan dan bagian dari sejarah Indonesia yang tidak boleh dilupakan. Djarum Apresiasi Budaya melalui pertunjukan yang dikemas dengan sangat apik oleh Garin Nugroho dan tim nya mampu mengapresiasi unsur-unsur penting dalam sejarah perjalanan Hotel Indonesia.

Konsistensi dalam mengembangkan bentuk-bentuk kepedulian terhadap hasil budaya akan terus dilakukan. Diharapkan dapat meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap kekayaan dan keragaman budaya Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia. Karena yang menyatukan bangsa 
Perjalanan ini dikisahkan lewat tokoh door man (yang diperankan Aryo Wahab) dan kekasihnya (diperankan oleh Widi B3), kedua tokoh anak muda ini membawa kisah-kisah seputar Hotel Indonesia yang menjadi pintu gerbang Indonesia ke dunia sekaligus mempertemukan kebangsaan, bisnis, gaya hidup. Kedua anak muda ini juga memberi kesaksian bahwa Hotel Indonesia adalah bagian dari sejarah ke Ibukota Jakarta untuk menjadi ikon dunia.
Lagu dan musik merupakan elemen yang terpenting yang harus dapat mewakili inti dari cerita dan pesan yang ingin disampaikan dalam sebuah pertunjukan seperti yang akan dihadirkan di 50 tahun Hotel Indonesia ini. Garin Nugroho membagi lagu dan musikalitas dari pertunjukannya ke dalam 4 (empat) era, yakni : era 60-an yang menceritakan Jakarta tempo dulu dan pembangunan Hotel Indonesia, era 70-80-an yang menggambarkan Hotel Indonesia sebagai pintu gerbang dunia dan globalisasi Indonesia, era 90-an yang merupakan era kemunduran Hotel Indonesia, dan era 2000-an yang menjelaskan mengenai kebangkitan Hotel Indonesia hingga kini.
Pertunjukan yang melibatkan sekitar 350 crew ini juga didukung oleh beberapa artis senior yang memiliki kenangan tersendiri dengan Hotel Indonesia seperti Bob Tutupoli dan Titiek Puspa yang berkolaborasi dengan artis muda seperti Aryo Wahab, Once, B-Three, dan Eka Deli ini tertutup untuk umum dan hanya akan dihadiri oleh para undangan yang terdiri dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, kedutaan dari berbagai Negara, pemimpin redaksi dari beberapa media massa, public figure senior maupun yang selebriti muda, pengusaha dan kolega lainnya.
Dengan pertunjukan ini, Djarum Apresiasi Budaya telah berhasil mengembalikan ingatan masyarakat terhadap keberadaan Hotel Indonesia sebagai representasi dari kebudayaan dan bagian dari sejarah Indonesia yang tidak boleh dilupakan. Djarum Apresiasi Budaya melalui pertunjukan yang dikemas dengan sangat apik oleh Garin Nugroho dan tim nya mampu mengapresiasi unsur-unsur penting dalam sejarah perjalanan Hotel Indonesia.
Konsistensi dalam mengembangkan bentuk-bentuk kepedulian terhadap hasil budaya akan terus dilakukan. Diharapkan dapat meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap kekayaan dan keragaman budaya Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia. Karena yang menyatukan bangsa 
KEGIATAN DJARUM APRESIASI BUDAYA
Pameran Pasar Indonesia
Pameran Pasar Indonesia digelar pada tanggal 3 – 7 Oktober 2012 di Assembly Hall Jakarta Convention Center, dimulai dari pukul : 10.00 – 21.00 WIB. Acara yang dipersembahkan oleh Bank Mandiri serta didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation ini menampilkan pameran batik, berbagai kerajinan karya anak bangsa, fashion show, serta berbagai kuliner khas dari berbagai daerah di Indonesia.
Pasar Indonesia merupakan pameran produk-produk unggulan Mitra Binaan dan Wirausaha Muda Mandiri Bank Mandiri di sektor makanan, minuman, batik, tenun, kriya, dan fashion. Pasar Indonesia merupakan bukti komitmen Bank Mandiri dalam membina UMKM di bidang kreatif.
Dengan semakin maraknya kegiatan budaya tentunya dapat semakin meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap kekayaan dan keragaman budaya Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia. Karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya, Cinta Indonesia.

Batik Kudus Lovers (Bakul)

 'Save Batik, Save Kudus'


Batik merupakan mahakarya Indonesia yang sudah diakui Unesco sebagai warisan budaya Indonesia. Diakuinya batik sebagai kepemilikan absolute Indonesia menegaskan kekhasan dan warisan sejarah yang tertulis di atas kain, tidak terkecuali batik Kudus yang keberadaannya sudah ada sejak lampau. Keberadaan batik Kudus telah terpelihara hingga kini dan masih terus dikembangkan. Bagi beberapa orang yang terus memelihara batik Kudus, menorehkan canting di atas kain memiliki filosofi yang khas.
Bakti Budaya Djarum Foundation mendukung Batik Kudus Lovers (Bakul) yang merupakan komunitas pecinta batik Kudus dalam kegiatan “Save Batik, Save Kudus”. Kepedulian anggota Bakul pada kerajinan batik Kudus serta identitas lain di kota Kudus sangat besar, salah satunya terhadap Tugu Identitas. Tugu Identias dibangun sebagai monumen perjuangan rakyat Kudus dalam merebut Kemerdekaan RI. Bentuknya merupakan stylisasi Menara Kudus yang dijadikan lambang daerah Kabupaten Kudus.Bertepatan dengan ulang tahun Tugu Identitas yang ke 25 Komunitas Bakul berusaha mengembalikan fungsi yang sebenarnya. Untuk itu Komunitas Bakul yang memiliki unsur melestarikan kebudayaan juga bermaksud turut melestarikan jati diri kota Kudus, melalui media batik, perayaan seperempat abad Tugu Identitas bisa mengajak generasi muda di Kudus peduli batik dan kembali mengingatkan spirit filosofi yang tersirat dalam arsitektur Tugu Identitas Kudus.“Save Batik, Save Kudus” mengkolaborasikan kerajinan khas batik Kudus dan symbol Kudus yang terdapat pada bangunan Tugu Identitas. Melalui kegiatan ini, komunitas Bakul mengangkat dua ikon Kudus yakni batik dan Tugu Identitas yang keberadaannya semakin terlupakan serta membangkitkan jati diri Kudus. Juga sebagai bentuk mencari dukungan masyarakat Kudus terhadap kepedulian pada Tugu Identitas. Terutama generasi muda dan masyarakat di kotanya sendiri. “Save Batik, Save Kudus” berlangsung pada hari Selasa, 25 September 2012, mulai pukul : 08.00 WIB, bertempat di Tugu Identitas Kudus Kompleks Kudus Extension Mall (KEM). Ada dua kegiatan yang menarik dari serangkaian acara yang digelar, yaitu Penutupan Tugu Identitas Kudus menggunakan kain batik Kudus, serta Fashion show pagelaran busana kreasi batik Kudus.Semoga dengan kegiatan ini dapat membuat masyarakat semakin mengenal dan memberikan apresiasi terhadap budaya yang dimiliki oleh negeri tercinta. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia. Karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya, Cinta Indonesia.

Ribuan Orang Bersatu 
Dalam Indonesia Menari di Bundaran HI
Pada hari minggu, 13 Mei 2012, lebih dari 2.000 orang dari berbagai kalangan bersatu dalam sebuah gerakan Indonesia Menari di Bundaran Hotel Indonesia, bertepatan dengan waktu bebas kendaraan bermotor (car free day). Kegiatan ini merupakan sebuah ajakan bagi segenap masyarakat untuk lebih mengenal kekayaan dan keragaman budaya Indonesia melalui tarian. Acara ini juga merupakan salah satu rangkaian acara The 11th Indonesian Dance Festival 2012. 
Gerakan Indonesia Menari ini merupakan hasil kerjasama Djarum Apresiasi Budaya, Indonesian Dance Festival (IDF), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata DKI Jakarta, serta Ikatan Abang None Jakarta (IANTA) yang memiliki kecintaan yang besar pada budaya Indonesia. Kegiatan ini turut didukung oleh lebih dari 2.000 orang yang terdiri dari penari, pemusik, komunitas BMX, pantomim, ratusan Abang-None dari IANTA dan komunitas Indo Runners. Selain itu acara ini turut dihadiri oleh Fauzi Bowo, Dewi Gita sebagai Duta IDF, dan para public figure, antara lain Fifi Aleyda Yahya, Haykal Kamil, Tommy Tjokro, dan Zivanna Letisha.
“Terwujudnya kegiatan Indonesia Menari hari ini merupakan hasil kerjasama dari berbagai pihak yang sama-sama memiliki kepedulian pada budaya Indonesia, khususnya tarian. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi acara tahunan di ruang publik, dan semoga di kedepannya semakin banyak lagi masyarakat yang ikut terlibat,” ujar Renitasari, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.
Maria Darmaningsih selaku direktur IDF menambahkan, “Tarian selalu identik dengan kegembiaraan, keluwesan, dan harmonisasi, maka Indonesia Menari menjadi pesan yang ingin kami sampaikan tidak hanya hari ini, tapi sepanjang rangkaian acara The 11th IDF 2012 hingga puncaknya di tanggal 1-9 Juni 2012. Para peserta tari hari ini juga membuktikan keseriusan kami untuk merangkul para penari dari berbagai kalangan, baik penari tradisi, kontemporer, maupun street dancer, sesuai dengan tema besar IDF kali ini, Let’s Move: Outreaching the Possibilities”
Indonesia Menari dimulai pada pukul 8.00 bermula dari iring-iringan Ondel-Ondel Betawi setinggi 6 meter diikuti oleh sekitar 100 penari dari ruas Jl. Imam Bonjol, bersamaan dengan sekitar 100 penari Bali dari arah Jl. Thamrin. Rombongan tersebut berkumpul di area depan Hotel Indonesia Kempinski, bersama para street dancer yang sudah berbaur dengan para pengunjung car free day. Setelah berkumpul, para penari kemudian mengajak para pengunjung untuk mengikuti gerakan yang memasukkan unsur keragaman budaya di Indonesia, melalui gabungan tarian tradisional sederhana dari daerah Sumatra Utara, Jawa Barat, Bali, Kalimantan, Sulawesi dan Papua, berikut ikon-ikon dari daerah-daerah tersebut. Adapun koreografer untuk tarian ini adalah Hanny Herlina, salah satu alumni IKJ.
Membawa semangat yang menjunjung harmonisasi dalam keberagaman budaya Indonesia, ajang Indonesia Menari meraih 2 penghargaan MURI dengan kategori Menari Tarian Nusantara dengan Peserta Terbanyak dan Flashmob Nandak Betawi Pertama dan Terbesar.Dengan semakin maraknya kegiatan budaya tentunya dapat semakin meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap kekayaan dan keragaman budaya Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia. Karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya, Cinta Indonesia. <Adtya Dwi Cahya>







Senin, 26 November 2012

PROGRAM DJARUM BAKTI PADA NEGERI FOUNDATION 2012-2013
















Menjadi Lebih Baik di Djarum Beasiswa Plus

Terus untuk menjadi yang terbaik adalah sesuatu yang wajib dilakukan. Dan kesempatan untuk menjadi lebih baik harus diusahakan, itulah yang terlihat dari setiap mahasiswa yang datang ke Gedung Albertus, UNIKA Soegijapranata, Semarang hari Rabu (28/9). Mereka datang untuk mengikuti psikotest yang dilakukan oleh Djarum Beasiswa Plus dalam pemilihan Beswan Djarum angkatan 2011/2012.

Jika dibandingkan dengan tahun lalu, untuk tahun ini terlihat semakin banyak mahasiswa yang ingin mendapatkan beasiswa ini. Menanggapi hal tersebut, Djarum Beasiswa Plus pun menambah kuota penerimaan menjadi 53 mahasiswa dari sebelumnya 50 mahasiswa. "Teman-teman kali ini antusiasnya besar sekali, terlihat dari jumlahnya," jelas Harry, Beswan Djarum angkatan 26 dari UNIKA Soegijapranata, Semarang.



Psikotest untuk tahun ini juga berbeda dibandingkan tahun lalu. "Kali ini ada dua sesi psikotest kalau tahun lalu tuh cuma sekali. Dan ada beberapa pertanyaan baru yang muncul di tahun ini," jelas Shella, Beswan Djarum angkatan 26 dari UNDIP, Semarang. Dengan pemilihan yang lebih selektif dan jumlah kuota Beswan Djarum yang lebih banyak dari sebelumnya, diharapkan siapapun yang terpilih untuk menjadi Beswan Djarum angkatan 27 bisa menjadi lebih baik lagi dari angkatan-angkatan sebelummya

Great Experience With
Djarum Beasiswa Plus



Seleksi penerimaan Beswan Djarum Malang 2011 gelombang dua, hari Sabtu (8/10) kembali dipadati oleh 48 mahasiswa dari 4 perguruan tinggi di Malang. Mereka mengikuti serangkaian tes, mulai dari psikotest, FGD, hingga interview. Kesan yang mereka dapat pun beragam.

Ada yang senang karena mendapatkan pengalaman berharga tapi ada juga yang merasa gugup atau sempat speechless saat di wawancara. "Mengikuti kegiatan seleksi beasiswa Djarum Malang sangat menyenangkan, saya sampai mau update status 'Great experience with Djarum Beasiswa Plus' gitu," ujar Loresa dari UMM sambil tertawa. Lanjutnya lagi, Loresa sempat mengatakan bahwa ini adalah pengalaman yang tidak akan dia lupakan.

Para calon Beswan Djarum juga menganggap psikotest yang diberikan berada diluar dugaan mereka. "Yang paling sulit adalah psikotest, karena soal yang diberikan cukup rumit dibandingkan test yang biasa saya hadapi," terang Yusuf dari Universitas Negeri Malang. Namun selain serangkaian test yang mereka hadapi, tapi nyatanya mereka cukup fun dan merasa bangga telah terpilih mengikuti seleksi hingga tahap interview.

Semoga mereka semua, siapapun yang terpilih menjadi Beswan Djarum yang lebih baik dari angkatan sebelumnya.[Jo/redaksi]
Beasiswa S1, Djarum Beasiswa Plus, Indonesia

Beasiswa S1 Djarum
Foto : Dok Djarum.


PENDIDIKAN merupakan faktor utama untuk meningkatkan kualitas masyarakat dan memajukan bangsa. Hal itu disadari betul oleh Djarum Foundation. Karena itu, sejak 1984 yayasan yang bergerak di berbagai bidang tersebut melaksanakan program Djarum Beasiswa Plus. Progam ini secara konsisten berperan aktif memajukan pendidikan Indonesia melalui pembudayaan dan pemberdayaan mahasiswa berprestasi.

Para penerima Djarum Beasiswa Plus (Beswan Djarum) mendapatkan berbagai macam bantuan. Selain beasiswa pendidikan selama satu tahun, mereka juga mendapat pelatihan soft skills dan pengembangan diri. Pelatihan itulah yang membedakan Djarum Beasiswa Plus dengan program beasiswa lainnya.”Melalui program Djarum Beasiswa Plus, kami berperan aktif memajukan pendidikan melalui pembudayaan dan pemberdayaan mahasiswa S-1 berprestasi tinggi,” papar Primadi H. Serad, Program Director Bakti Pendidikan Djarum Foundation. ”Berbagai pelatihan soft skills ini penting untuk membentuk manusia Indonesia yang disiplin, mandiri dan berwawasan masa depan. Serta bisa menjadi pemimpin yang cakap secara intelektual dan emosional,” imbuhnya.Pelatihan itu, lanjut Primadi, meliputi beberapa aspek. Antara lain Nation Building, Character Building, Leadership Development, Competition Challenges, Community Empowerment, International Exposure,hingga Networking Opportunities. Competition challenges sendiri ada beberapa macam, yakni Debate Competition, Writing Competition, dan Blog Competition.Program Nation Building menjadi salah satu aspek penting yang harus ditanamkan sejak awal sebagai fondasi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan rasa nasionalisme para Beswan Djarum. Di samping itu, juga untuk menguatkan wawasan kebangsaan mereka tentang makna dan hakekat bangsa untuk membangun rasa kepercayaan diri. Program ini dipadati dengan serangkaian kegiatan seperti talk show, diskusi kebangsaan, serta cultural visit. Saat penutupan, digelar pergelaran seni yang melibatkan para Beswan Djarum secara masif.Tahap selanjutnya adalah Character Building. Pelatihan ini bertujuan menempa karakter Beswan Djarum agar menjadi pribadi yang lebih baik. Pelatihan diberikan di alam terbuka dengan berbagai macam konsep kegiatan yang menuntut disiplin tinggi dan menantang perubahan diri.Para Beswan juga diharapkan mampu menjadi pemimpin yang unggul di masa depan. Kemampuan memimpin digembleng melalui soft skill Leadership Development. Di sini, mereka dilatih menjadi pemimpin besar dengan kemampuan lebih tanpa harus menduplikatkan diri pada sosok tertentu.Generasi masa depan juga membutuhkan generasi yang kompetitif . Hal itu diwadahi dalam pelatihanCompetition Challenges. Pada Debate Competition, mereka harus menggali pengetahuan dan berlatih menyampaikan ide dengan benar, serta mempertahankan pendapat namun juga harus belajar menghargai pendapat orang lain.
Bentuk pelatihan kompetisi lainnya adalah Writing Competition, yang menekankan sisi intelektual untuk menuangkan gagasan cemerlang sebagai suatu solusi yang ditawarkan dalam merespon fenomena yang muncul di negeri ini.Kemudian Blog Competition hadir sebagai wahana untuk mengekspresikan kemampuan Beswan Djarum beserta alumni untuk mengomunikasikan ide dan pemikiran mereka melalui media digital. Beswan Djarum juga diberikan kesempatan untuk mengharumkan nama bangsa di berbagai kompetisi dan kegiatan tingkat dunia, yakni melalui International Exposure.Program Community Empowerment, menjadi salah satu wadah bagi Beswan Djarum untuk mendedikasikan diri kepada masyarakat. Mereka melibatkan diri secara langsung dan melakukan aksi nyata membantu memberikan jalan keluar untuk suatu permasalahan sosial ekonomi di lingkungan mereka berada.
Networking Opportunities merupakan kekuatan bagi para Beswan Djarum. Sebanyak 6.786 alumni dari 84 perguruan tinggi di 24 provinsi adalah aset berharga bagi Indonesia, terlebih dengan ikatan emosional luar biasa dari sekian banyak orang di seluruh penjuru nusantara tentu menjadi hal yang tidak dapat diukur dengan materi.Djarum Beasiswa Plus terus membuka kesempatan bagi para mahasiswa yang ingin menjadi Beswan Djarum. Syarat untuk dapat mengikuti program ini antara lain, merupakan mahasiswa dari semua program studi dengan IPK diatas 3.00 pada akhir semester empat di salah satu dari 77 perguruan tinggi yang telah bekerjasama dengan program Djarum Beasiswa Plus, aktif berorganisasi, serta membuat tulisan singkat, mengikuti rangkaian tes wawancara, dan psikotes.



Djarum Foundation
Gelar Press Conference Seputar Djarum Beasiswa Plus


Dihari yang sama, setelah mengadakan temu rektor dari berbagai Universitas yang bekerja sama dengan Djarum Beasiswa Plus, diadakan pula press conference yang dihadiri oleh para rekan-rekan media. Dalam press conference tersebut, para rekan media dijelaskan lebih dalam  mengenai visi dan misi dari Djarum Foundation serta acara Nation Building Indonesia Digdaya yang diselenggarakan pada malam harinya.








Selain dihadiri oleh para rekan-rekan media, turut hadir juga 2 rektor dari Universitas yang bekerjama dengan Djarum Beasiswa Plus, yaitu Bapak Rimbawan dari ITB serta Bapak Bandung Arry Sanjoyo dari Institut Teknologi Sepuluh November. Mereka juga memberikan pandanganya sendiri, mengenai program Djarum Beasiswa Plus sebagai salah satu beasiswa yang tidak sekedar hanya menunjang dari segi profitnya, tetapi juga membekali para calon penerimanya dengan wawasan bagaimana menjadi seorang pemimpin yang intelek dan bertanggung jawab. Setelah itu dibuka sesi tanya jawab dari rekan media, mengenai program Djarum Beasiswa Plus.

Pada press conference tersebut, hadir juga 2 perwakilan dari Beswan Djarum, yaitu Teguh dari Regional Surabaya dan Bonita dari Regional Bandung.  Keduanya, diberikan kesempatan untuk menceritakan pengalaman apa saja yang telah didapatkan selama mengikuti program Djarum Beasiswa Plus. "Selain, softkillyang saya dapatkan, melalui Djarum Beasiswa Plus ini saya mendapatkan teman-teman baru serta pengalaman yang tak terlupakan tentunya", ucap Teguh.

 <Adtya Dwi Cahya/EO>...

Share on twitterShare on emailMore Sharing Services